Kampus
Chelsy Tindage – Mirchely Kumolontang Pimpin Caretaker DPK GMNI FEB Unsrat
KORIDOR, Manado : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Manado Gerbong Wisma Trisakti resmi menyerahkan Surat Keputusan pembentukan Komisariat Caretaker Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Acara penyerahan berlangsung hari Senin, 19 Oktober 2026 di VIP Coffee Kleak, Manado, menjadi langkah penting menjaga keberlangsungan organisasi di lingkungan kampus.
Penyerahan dokumen ini menandai dimulainya masa bakti tim caretaker yang akan memikul tanggung jawab mengelola dan membangun organisasi di tingkat fakultas hingga terbentuk kepengurusan definitif.
Ketua DPC GMNI Manado Periode 2025-2027 Matthew Liling menempatkan dua kader perempuan dipercaya memegang amanat tersebut, yakni Sarinah Chelsy Tindage sebagai Ketua Komisariat Caretaker, lalu Sarinah Mirchely Kumolontang jadi Sekretaris Komisariat Caretaker.
Secara eksplisit, Matthew mengatakan, pelantikan serta penyerahan amanat ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah awal strategis dalam rangka pengembangan kelembagaan organisasi.
“Dengan adanya struktur caretaker ini, diharapkan roda organisasi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dapat terus berjalan, meskipun dalam masa transisi menuju kepengurusan yang lebih permanen dan matang,” ujarnya.
Matthew mengingatkan, selain memperkuat struktur organisasi, langkah ini juga bertujuan memperkuat konsolidasi internal di kalangan kader dan simpatisan.
“Konsolidasi menjadi fondasi utama agar Dewan Pimpinan Komisariat GMNI FEB Unsrat tetap hadir, tumbuh, dan relevan di tengah dinamika kehidupan kampus yang terus berkembang dari waktu ke waktu,” tegasnya.
“Pembentukan komisariat caretaker juga diarahkan untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan di lingkungan kampus,” sambungnya.
Mantan Ketua Komisariat Fakultas Hukum Unsrat ini menyadari, bahwa organisasi kemahasiswaan di kampus juga sebagai wadah pembentukan kader yang kritis, kreatif, dan berpihak pada kebenaran serta keadilan.
“Sekiranya, kepercayaan yang telah diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas tinggi, serta dedikasi yang tulus demi kemajuan organisasi,” pesannya.
“Amanat ini diharapkan mampu membesarkan kader-kader yang progresif dan revolusioner, kader tidak hanya pandai berbicara, tetapi jmampu membuktikan diri melalui karya dan pengabdian nyata di tengah masyarakat maupun lingkungan akademik,” lanjutnya.
Sebagai penutup, semangat terus bergerak, terus berjuang, dan tetap setia pada cita-cita luhur Marhaenisme.
“Prinsip Menyulam Persatuan dan Meneguhkan Perjuangan akan selalu menjadi pedoman utama setiap langkah yang diambil oleh seluruh kader GMNI, baik di tingkat cabang maupun komisariat,” tekannya.
Semoga amanat ini membawa berkat kemudian menjadikan Komisariat FEB Unsrat semakin kuat, semakin berpengaruh, setelah itu semakin dicintai oleh mahasiswa serta masyarakat luas.(*/dek)
Kampus
Anugerah Goli – Febrian Lumairo Pimpin Komisariat GMNI Polimdo
KORIDOR, Manado – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Manado Gerbong Wisma Trisakti menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Komisariat Caretaker Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Dua kader dipercaya memegang pimpinan adalah Anugerah Goli sebagai Ketua Komisariat Caretaker, dan Febrian Lumairo sebagai Sekretaris.
Penyerahan ini menandai dimulainya masa bakti tim yang bertugas menjaga keberlangsungan serta mengembangkan pergerakan mahasiswa di lingkungan kampus Polimdo hingga terbentuk kepengurusan definitif.
Ketua DPC GMNI Manado periode 2025‑2027 Matthew Liling menyatakan bahwa penyerahan SK bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi antar‑kader dan simpatisan serta menumbuhkan kembali semangat perjuangan di tengah dinamika kampus.
Ia mengutip pesan Bung Karno, berikan aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.
“Itu menekankan bahwa pemuda yang bersatu dan berjuang tulus mampu membawa perubahan berarti sekecil apa pun wadahnya,” tuturnya.
Dia berharap amanat ini dijalankan dengan tanggung jawab, dedikasi tinggi, dan semangat Marhaenisme yang tak luntur.
Kembali mengutip pidato Bung Karno, Mantan Ketua Komisariat GMNI Fakultas Hukum Unsrat menyampaikan, Bermimpilah setinggi langit! Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang‑bintang.
“Bahwa harapan besar tertumpu pada kader muda untuk terus memimpikan dan memperjuangkan keadilan baik di kampus maupun masyarakat luas,” ucapnya.
Kehadiran GMNI di kampus bukan sekadar kehadiran organisasi, melainkan kehadiran semangat kritis, kebebasan berpikir, dan keberanian menyuarakan kebenaran.
Matthew mengutip kembali pernyataan Bung Karno, Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, tetapi perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.
“Kader GMNI Manado kiranya senantiasa memiliki kesadaran tersebut, terus bergerak, berjuang, dan tetap setia pada cita‑cita perjuangan rakyat,” ujarnya.
Prinsip “Menyulam Persatuan dan Merajut Perjuangan”, kata Liling, menjadi pedoman utama setiap langkah kader GMNI baik di tingkat cabang maupun komisariat.
Dia juga mengingatkan kutipan Bung Karno, bahwa satu‑satunya tempat di mana kesuksesan datang sebelum kerja adalah dalam kamus, sehingga keberhasilan hanya diraih lewat kerja nyata, kesetiaan, dan pengorbanan tulus.
Dirinya menutup dengan berharap agar Komisariat Caretaker Polimdo dapat tumbuh, berkembang, dan menjadi rumah bagi mahasiswa yang kritis, berpihak pada kebenaran, serta siap berjuang demi kemerdekaan sesungguhnya.
“Marhaenisme bukan sekadar doktrin, melainkan api yang terus menyala di dada setiap pejuang rakyat,” tegasnya, Selasa (20/10/2026) di Wakop BRMANO, Sario.
Kegiatan penyerahan SK ini sendiri merupakan bagian dari upaya DPC GMNI Manado untuk menjaga keberlangsungan organisasi pada lingkungan pendidikan tinggi setempat, menempatkan kader muda untuk mengemban tugas dan fungsi organisasi di Politeknik Negeri Manado.(*/dek)
-
Sport4 minggu agoKlub Klabat XIII Jaya Sakti Gelar Kursus Pelatih Sepak Bola Lisensi D PSSI.
-
Religi1 bulan agoRuang Manis untuk Hari Esok
-
Opini2 bulan agoKrisis Operasional dan Ketahanan Finansial Perumda Air Minum Zano Mahawu
-
Opini2 bulan agoIkatan “Ketura” : Menuju Kesucian Presbiterial Sinodal GMIM
-
Opini1 bulan agoFiskal Kota Tomohon: Dari Capaian PAD 2026 Menuju Optimalisasi Pajak Sektor Energi
-
Ekonomi4 minggu agoPanen Rica di Tengah Kemarau, Pemerintah Didorong Perkuat Petani
-
Tomohon5 bulan agoPanitia TIFF 2026 Pastikan Pesta Bunga Tomohon Kali Ini Dikemas Spektakuler
-
Opini2 bulan agoAkuntabilitas Substantif